Green Economy sebagai Wajah Baru Ekonomi Indonesia di Tengah Krisis Ekonomi Global

        

Credit: Getty Images/iStockphoto
           
            Di tengah pandemi Covid-19 ini tidak dapat dipungkiri bahwa semua tatanan di Indonesia bahkan di dunia mengalami masalah yang serius. Tak hanya maslah kesehatan yang tengah dihadapai saat ini, pandemi Covid-19 juga melumpuhkan roda perokonomian yang diklaim sabagai krisis ekonomi Global. Tak terkecuali Indonesia sebagai negara berkembang merasakan dampak kirisis ekonomi di tengah pandemi Covid-19 ini.

        Krisis eknomi Global sendiri tekah terjadi sejak tahun 2008 yang berlajut hingga tahun 2013, kemudian diperparah dengan adanya virus Corona dan musim pandemi Covid-19 ini. IMF memprediksi output ekonomi dunia tahun ini akan menyusut hampir 5%, atau hampir 2% lebih buruk dari perkiraan yang dirilis pada bulan April 2020.

        Berbagai faktor menjadi penyebab dari krisis ekonomi ini. Satu diantaranya adalah Covid-19 sebagai dari biang dari krisis ini. Dengan adanya virus ini sebagian besar negara mengambil langkah untuk memberlakukan karantina wilayah atau lockdown dan jaga jarak (physical ditancing) antar warga. Sangat disayangkan di sejumlah negara yang memberlakukan sistem semacam ini berbalik menjelma sebagai malapetaka yang berdampak pada berbagai sektor terlebih sektor perekonomian, termasuk di Indonesia.

        Menteri Keuangan Sri Mulyani Menyatakan bahhwa pada triwulan ketiga ini pertumbahan Indonesia berada di kisaran 0% hingga -2%. Dengan data tersebut Indonesia tidak bisa memandang sebelah mata, hal ini menjadi tantangan yang nyata. Krisis Ekonomi global di Indonesoa telah menunjukan adanya tanda-tanda inflasi. Selain itu masih banyak dampak yang terjajadi, bertambahnya pengangguran karena pemutusan hubungan kerja, banyak siswa yang putus sekolah,dll. Oleh karena itu, Indonesia perlu mengatasi krisis tersebut untuk mencegah dampaknya yang begitu luas.

        Sejumlah pakar menilai gagasan Green economy atau ekonomi hijau dapat menjadi penyelesaian untuk mengahadpi krisi ekonomi akibat Covid-19. Green eonomy diharapkan menjadi wajah baru di perekonomian di Indonesia. Green economy sendiri merupakan suatu gagasan pembangunan ekonomi yang didasarkan pada pembangunan berkelanjutan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan dan sekaligus mencegah kerusakan alam sebagai aset di masa depan. Bahkan green economy ini tidak hanya dapat diterapkan di satu sektor, tetapi di berbagai maccam sektor, seperti Industri Hijau yang telah diterapkan oleh Kementerian Perindustrian.

        Green economy yang diterapkan saat ini akan sangat membantu dalam menghadapi permasalahan yang terjadi, bahkan tidak hanya pada tahun ini, beberapa tahun kedepan green economy akan menjadi sistem perokonomian Indonesia yang lebih baik. Dilihat dari berbagai sudut pandang green economy mampu meningkatkan dan memperbaiki pertumbuhan ekonomi di Indonesia secara bertahap, dengan tetap memperhatikan efek terhadap lingkungan maupun alam Indonesia. Seperti kita ketahui Indonesia merupakan salah satu negara dengan sumber daya alama terbesar di dunia saat ini.

        Selain itu, green economy yang diterapkan mampu membuat sumber daya alam dan sumber daya manusia teroptimalisasi. Dengan kata lain, pertumbuhan ekonomi di Indonesia pun akan meningkat dari tahun ketahun. Seiring berjalannya waktu kualitas taraf hidup, kesehatan, dan pendidikan akan meningingkat dimana kesejahteraan masyarakat akan meningkat pula yang tentu akan menurunkan angka kecemburuan sosial. Imbasnya angka kejahatan juga menurun akibat dari mengecilnya angka ketimpangan sosial.

        Oleh karena itu kebijakan green economy merupakan salh satu kebijakan yang tepat diberlakukan pada mas panedmi Covid-19 ini bahkan tahun-tahun sealanjutnya. Disamping diandalkan untuk memcahkan masalah, green economy dapat menjadi upaya pemerintah dalam menjaga dan melestarikan lingkungan dan alam Nusantara.

Muhammad Ilham
Muhammad Ilham

Latest
Previous
Next Post »

1 komentar: